Persiapan Menuju TKA 2026, Dinas Pendidikan Samarinda Gelar Sosialisasi Intensif bagi Proktor

Persiapan Menuju TKA 2026, Dinas Pendidikan Samarinda Gelar Sosialisasi Intensif bagi Proktor

Samarinda, 22 Januari 2026 – Menyongsong pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMP, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda menggelar kegiatan sosialisasi dan koordinasi selama dua hari, pada Selasa dan Rabu (20-21 Januari 2026). Kegiatan yang berlangsung di aula Ki Hadjar Dewantara, Disdikbud ini diikuti secara antusias oleh para calon proktor TKA dari SMP Negeri dan Swasta se-Kota Samarinda.


Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Pembinaan SMP, Mohammad Wahiduddin, M.Pd. Dalam sambutannya, Bapak Mohammad Wahiduddin menegaskan pentingnya TKA bukan hanya sebagai evaluasi siswa, tetapi juga sebagai cermin kualitas satuan pendidikan.


"Tes Kemampuan Akademik ini berfungsi sebagai indikator posisi sekolah dan siswa di Kota Samarinda." pesan Bapak Mohammad Wahiduddin kepada para peserta.

Lebih lanjut, beliau menyampaikan arahan strategis untuk guru dalam mempersiapkan peserta didik. Peran guru dalam memberikan pembinaan dan pembekalan kepada siswa untuk menghadapi TKA sangat krusial. Target nilai yang harus menjadi pegangan, yakni minimal 70 untuk mata pelajaran Matematika dan 75 untuk Bahasa Indonesia.

Setelah sesi pembukaan, kegiatan inti berlangsung dengan fokus pada teknis penyelenggaraan. Para proktor mendapat penjelasan komprehensif mengenai langkah-langkah persiapan TKA, yang mencakup aspek administrasi dan pelaksanaan di lapangan. Materi administrasi meliputi penarikan data dapodik dan administrasi lainnya. Sementara untuk praktik lapangan, dibahas tentang pengawasan, pengaturan sesi, serta hal lain selama ujian berlangsung.

Kegiatan ini dinilai sebagai langkah proaktif untuk memastikan TKA tahun 2026 berjalan lancar, tertib, dan menghasilkan data yang valid. Dengan proktor yang terlatih dan memahami prosedur dengan baik, diharapkan siswa dapat mengikuti ujian dengan kondusif dan mampu menunjukkan kemampuan akademik terbaiknya.

"Kami berkomitmen mendukung penuh kegiatan ini. Sosialisasi seperti ini sangat membantu kami, terutama yang baru pertama kali menjadi pengawas, untuk memahami tanggung jawab dan alur kerja dengan jelas," ujar salah seorang peserta yang merupakan guru dari salah satu SMP swasta di Samarinda.

Dengan terselenggaranya sosialisasi ini, Disdikbud Kota Samarinda berharap seluruh rangkaian TKA 2026 dapat mencapai tujuannya: mengukur capaian akademis sekaligus menjadi pijakan untuk peningkatan mutu pendidikan di tingkat SMP pada tahun-tahun mendatang.
Peringatan Isra Miraj di SD Negeri 002 Samarinda Kota 2026

Peringatan Isra Miraj di SD Negeri 002 Samarinda Kota 2026

Kamis, 15 Januari 2026, SD Negeri 002 Samarinda Kota memperingati Isra Miraj nabi Muhammad SAW. Peringatan di lakukan di aula SD Negeri 002 Samarinda Kota.






💬 Diskusi di Fediverse

Bergabunglah dalam percakapan di jaringan sosial terdesentralisasi Mastodon

🐘 Tulis Komentar di Mastodon
💭

Komentar dari Mastodon

Memuat komentar dari Mastodon...

🔄 Komentar diperbarui otomatis • 🧵 Tampilan thread tersedia • Apa itu Mastodon?
Palaran Jadi Lokasi Sekolah Rakyat Samarinda

Palaran Jadi Lokasi Sekolah Rakyat Samarinda

Pemerintah Kota Samarinda merencanakan penyatuan Sekolah Rakyat Terintegritas yang selama ini beroperasi di beberapa lokasi menjadi satu kawasan terpadu. Seluruh kegiatan nantinya akan dipusatkan di gedung baru Sekolah Rakyat yang dibangun di area sekitar Stadion Palaran.



Sekolah Rakyat yang akan disatukan meliputi Sekolah Rakyat Terintegritas 24, Terintegritas 57, dan Terintegritas 58 yang saat ini masih tersebar di berbagai wilayah di Kota Samarinda. Kebijakan ini diambil guna meningkatkan efisiensi serta mutu layanan pendidikan dan sosial bagi masyarakat kurang mampu.


Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Kota Samarinda, Sofyan Agus, menyampaikan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari upaya penataan program Sekolah Rakyat. Menurutnya, sistem pengelolaan yang terpusat akan mempermudah koordinasi sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan bagi para peserta didik.


“Sekolah Rakyat yang ada saat ini nantinya akan digabungkan di satu lokasi, yakni di bangunan baru dekat Stadion Palaran,” ujarnya, Rabu (14/1/2026).


Ia menjelaskan kepada RRI bahwa keberadaan sekolah terpadu di satu lokasi diharapkan mampu menyediakan sarana dan prasarana yang lebih lengkap serta layak bagi peserta didik. Dengan demikian, tenaga pendidik dan pendamping sosial dapat menjalankan tugasnya secara lebih maksimal dalam lingkungan yang terintegrasi.


Sofyan Agus juga menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga fakir miskin dan kelompok rentan sosial yang membutuhkan dukungan pendidikan secara berkelanjutan. Program ini tidak hanya menitikberatkan pada pendidikan formal, tetapi juga pada pembentukan karakter dan pengembangan keterampilan hidup.


Ia menambahkan, pembangunan gedung baru Sekolah Rakyat di kawasan Palaran telah dirancang untuk memenuhi kebutuhan jangka panjang. Lokasi tersebut dianggap strategis serta memiliki kapasitas yang cukup untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.


Pemerintah Kota Samarinda berharap kebijakan penggabungan Sekolah Rakyat ini dapat semakin memperkuat upaya penanggulangan kemiskinan melalui sektor pendidikan. Dinas Sosial pun berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan agar para peserta didik mampu tumbuh menjadi pribadi yang mandiri dan berdaya saing.

(sumber: https://rri.co.id/daerah/2105049/sekolah-rakyat-terintegritas-samarinda-dipusatkan-di-palaran)

💬 Diskusi di Fediverse

Bergabunglah dalam percakapan di jaringan sosial terdesentralisasi Mastodon

🐘 Tulis Komentar di Mastodon
💭

Komentar dari Mastodon

Memuat komentar dari Mastodon...

🔄 Komentar diperbarui otomatis • 🧵 Tampilan thread tersedia • Apa itu Mastodon?
MBG Hari Pertama di SD Negeri 002 Samarinda Kota

MBG Hari Pertama di SD Negeri 002 Samarinda Kota

SAMARINDA — Sebanyak 532 peserta didik SD Negeri 002 Samarinda Kota yang berada di Jalan Bhayangkara, Kelurahan Bugis, mulai menerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk pertama kalinya pada Kamis (6/11/2025).


Program yang merupakan kebijakan nasional ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah maupun para siswa sebagai penerima manfaat.

Kepala SDN 002 Samarinda Kota, Suraji, mengungkapkan bahwa sekolah telah melakukan sejumlah persiapan sebelum program dijalankan, termasuk melakukan pendataan terhadap siswa yang memiliki alergi terhadap makanan tertentu.

“Sekitar tiga hari sebelum pelaksanaan, kami sudah berkoordinasi untuk mencatat anak-anak yang memiliki alergi, sehingga menu yang disajikan dapat disesuaikan,” ujar Suraji.

Ia menjelaskan, dari total 532 siswa tersebut, terdiri atas 269 siswa laki-laki dan 263 siswa perempuan yang berasal dari kelas I hingga kelas VI.

Suraji pun menyampaikan apresiasinya terhadap program MBG yang digagas pemerintah, karena dinilai mampu membantu pemenuhan gizi sekaligus mendukung kesehatan siswa sekolah dasar.

Pelaksanaan MBG di SDN 002 Samarinda Kota dilaksanakan dalam dua tahap, menyesuaikan dengan jadwal waktu istirahat setiap jenjang kelas.

“Makanan tiba sekitar pukul 09.00 dan disiapkan di ruang UKS. Kemudian ada sesi lanjutan pada siang hari sekitar pukul 13.00,” jelasnya.

Ia memastikan seluruh siswa memperoleh makanan pada hari pertama pelaksanaan program. Pihak sekolah juga berkomitmen menjaga ketertiban serta kebersihan selama kegiatan berlangsung agar program MBG dapat berjalan dengan baik ke depannya.

“Kami mengucapkan terima kasih atas pelaksanaan MBG ini. Hidangan yang diberikan tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga sehat dan bernutrisi, sehingga sangat bermanfaat bagi tumbuh kembang anak-anak,” tutup Suraji.

💬 Diskusi di Fediverse

Bergabunglah dalam percakapan di jaringan sosial terdesentralisasi Mastodon

🐘 Tulis Komentar di Mastodon
💭

Komentar dari Mastodon

Memuat komentar dari Mastodon...

🔄 Komentar diperbarui otomatis • 🧵 Tampilan thread tersedia • Apa itu Mastodon?

Komentar di Mastodon

💬 Komentar dari Mastodon

Memuat komentar...