Outing Class Balikpapan SRT 24 Samarinda April 2026 (Bagian 1)

Outing Class Balikpapan SRT 24 Samarinda April 2026 (Bagian 1)

Outing class memberikan manfaat yang cukup positif bagi proses pembelajaran. Beberapa di antaranya adalah menambah wawasan dan pengalaman nyata bagi murid. Selain itu, outing class juga dapat meningkatkan motivasi belajar dan mengurangi kejenuhan belajar di sekolah.

Kontributor borneocerdas.com berkesempatan untuk menyertai outing class yang dilaksanakan oleh Sekolah Rakyat Terpadu 24 Samarinda di Balikpapan.


Kegiatan outing class peserta didik SRT 24 Samarinda dilaksanakan pada tanggal 23–24 April 2026 dengan mengunjungi sejumlah tempat ibadah di Kota Balikpapan. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran luar kelas yang bertujuan memperluas wawasan siswa tentang keberagaman budaya dan agama di Indonesia.



Pada hari pertama, peserta didik mengunjungi dua lokasi tujuan, yaitu Mahavihara Buddhamanggala dan Pura Giri Jaya Natha. Para siswa didampingi guru serta pembina selama kegiatan berlangsung.



Guru sekaligus Wakil Kepala Kesiswaan SRT 24 Samarinda, Nuriansyah, S.Pd, Gr menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan mengenalkan nilai-nilai kebhinekaan kepada peserta didik. Menurutnya, siswa perlu memahami keberagaman yang ada di Indonesia agar tumbuh sikap toleransi dan saling menghargai antarumat beragama.



Di lokasi pertama, yakni Mahavihara Buddhamanggala, para peserta didik mendapatkan penjelasan singkat mengenai ajaran agama Buddha. Siswa diperkenalkan pada nilai-nilai dasar dalam agama Buddha serta fungsi vihara sebagai tempat ibadah dan pembinaan umat. Kegiatan tersebut disambut antusias oleh para siswa yang aktif bertanya selama sesi berlangsung.



Setelah itu, rombongan melanjutkan kunjungan ke Pura Giri Jaya Natha. Di tempat tersebut, peserta didik kembali memperoleh pengalaman belajar secara langsung mengenai kehidupan beragama dan keberagaman budaya yang ada di Indonesia. Melalui kegiatan outing class ini, diharapkan siswa dapat semakin memahami pentingnya persatuan di tengah perbedaan.









Kontributor: DN Wahyudi

Persiapan Menuju TKA 2026, Dinas Pendidikan Samarinda Gelar Sosialisasi Intensif bagi Proktor

Persiapan Menuju TKA 2026, Dinas Pendidikan Samarinda Gelar Sosialisasi Intensif bagi Proktor

Samarinda, 22 Januari 2026 – Menyongsong pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMP, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda menggelar kegiatan sosialisasi dan koordinasi selama dua hari, pada Selasa dan Rabu (20-21 Januari 2026). Kegiatan yang berlangsung di aula Ki Hadjar Dewantara, Disdikbud ini diikuti secara antusias oleh para calon proktor TKA dari SMP Negeri dan Swasta se-Kota Samarinda.


Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Pembinaan SMP, Mohammad Wahiduddin, M.Pd. Dalam sambutannya, Bapak Mohammad Wahiduddin menegaskan pentingnya TKA bukan hanya sebagai evaluasi siswa, tetapi juga sebagai cermin kualitas satuan pendidikan.


"Tes Kemampuan Akademik ini berfungsi sebagai indikator posisi sekolah dan siswa di Kota Samarinda." pesan Bapak Mohammad Wahiduddin kepada para peserta.

Lebih lanjut, beliau menyampaikan arahan strategis untuk guru dalam mempersiapkan peserta didik. Peran guru dalam memberikan pembinaan dan pembekalan kepada siswa untuk menghadapi TKA sangat krusial. Target nilai yang harus menjadi pegangan, yakni minimal 70 untuk mata pelajaran Matematika dan 75 untuk Bahasa Indonesia.

Setelah sesi pembukaan, kegiatan inti berlangsung dengan fokus pada teknis penyelenggaraan. Para proktor mendapat penjelasan komprehensif mengenai langkah-langkah persiapan TKA, yang mencakup aspek administrasi dan pelaksanaan di lapangan. Materi administrasi meliputi penarikan data dapodik dan administrasi lainnya. Sementara untuk praktik lapangan, dibahas tentang pengawasan, pengaturan sesi, serta hal lain selama ujian berlangsung.

Kegiatan ini dinilai sebagai langkah proaktif untuk memastikan TKA tahun 2026 berjalan lancar, tertib, dan menghasilkan data yang valid. Dengan proktor yang terlatih dan memahami prosedur dengan baik, diharapkan siswa dapat mengikuti ujian dengan kondusif dan mampu menunjukkan kemampuan akademik terbaiknya.

"Kami berkomitmen mendukung penuh kegiatan ini. Sosialisasi seperti ini sangat membantu kami, terutama yang baru pertama kali menjadi pengawas, untuk memahami tanggung jawab dan alur kerja dengan jelas," ujar salah seorang peserta yang merupakan guru dari salah satu SMP swasta di Samarinda.

Dengan terselenggaranya sosialisasi ini, Disdikbud Kota Samarinda berharap seluruh rangkaian TKA 2026 dapat mencapai tujuannya: mengukur capaian akademis sekaligus menjadi pijakan untuk peningkatan mutu pendidikan di tingkat SMP pada tahun-tahun mendatang.
Peringatan Isra Miraj di SD Negeri 002 Samarinda Kota 2026

Peringatan Isra Miraj di SD Negeri 002 Samarinda Kota 2026

Kamis, 15 Januari 2026, SD Negeri 002 Samarinda Kota memperingati Isra Miraj nabi Muhammad SAW. Peringatan di lakukan di aula SD Negeri 002 Samarinda Kota.






💬 Diskusi di Fediverse

Bergabunglah dalam percakapan di jaringan sosial terdesentralisasi Mastodon

🐘 Tulis Komentar di Mastodon
💭

Komentar dari Mastodon

Memuat komentar dari Mastodon...

🔄 Komentar diperbarui otomatis • 🧵 Tampilan thread tersedia • Apa itu Mastodon?
Palaran Jadi Lokasi Sekolah Rakyat Samarinda

Palaran Jadi Lokasi Sekolah Rakyat Samarinda

Pemerintah Kota Samarinda merencanakan penyatuan Sekolah Rakyat Terintegritas yang selama ini beroperasi di beberapa lokasi menjadi satu kawasan terpadu. Seluruh kegiatan nantinya akan dipusatkan di gedung baru Sekolah Rakyat yang dibangun di area sekitar Stadion Palaran.



Sekolah Rakyat yang akan disatukan meliputi Sekolah Rakyat Terintegritas 24, Terintegritas 57, dan Terintegritas 58 yang saat ini masih tersebar di berbagai wilayah di Kota Samarinda. Kebijakan ini diambil guna meningkatkan efisiensi serta mutu layanan pendidikan dan sosial bagi masyarakat kurang mampu.


Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Kota Samarinda, Sofyan Agus, menyampaikan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari upaya penataan program Sekolah Rakyat. Menurutnya, sistem pengelolaan yang terpusat akan mempermudah koordinasi sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan bagi para peserta didik.


“Sekolah Rakyat yang ada saat ini nantinya akan digabungkan di satu lokasi, yakni di bangunan baru dekat Stadion Palaran,” ujarnya, Rabu (14/1/2026).


Ia menjelaskan kepada RRI bahwa keberadaan sekolah terpadu di satu lokasi diharapkan mampu menyediakan sarana dan prasarana yang lebih lengkap serta layak bagi peserta didik. Dengan demikian, tenaga pendidik dan pendamping sosial dapat menjalankan tugasnya secara lebih maksimal dalam lingkungan yang terintegrasi.


Sofyan Agus juga menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga fakir miskin dan kelompok rentan sosial yang membutuhkan dukungan pendidikan secara berkelanjutan. Program ini tidak hanya menitikberatkan pada pendidikan formal, tetapi juga pada pembentukan karakter dan pengembangan keterampilan hidup.


Ia menambahkan, pembangunan gedung baru Sekolah Rakyat di kawasan Palaran telah dirancang untuk memenuhi kebutuhan jangka panjang. Lokasi tersebut dianggap strategis serta memiliki kapasitas yang cukup untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.


Pemerintah Kota Samarinda berharap kebijakan penggabungan Sekolah Rakyat ini dapat semakin memperkuat upaya penanggulangan kemiskinan melalui sektor pendidikan. Dinas Sosial pun berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan agar para peserta didik mampu tumbuh menjadi pribadi yang mandiri dan berdaya saing.

(sumber: https://rri.co.id/daerah/2105049/sekolah-rakyat-terintegritas-samarinda-dipusatkan-di-palaran)

💬 Diskusi di Fediverse

Bergabunglah dalam percakapan di jaringan sosial terdesentralisasi Mastodon

🐘 Tulis Komentar di Mastodon
💭

Komentar dari Mastodon

Memuat komentar dari Mastodon...

🔄 Komentar diperbarui otomatis • 🧵 Tampilan thread tersedia • Apa itu Mastodon?

Komentar di Mastodon

💬 Komentar dari Mastodon

Memuat komentar...