Tampilkan postingan dengan label Sekolah Rakyat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sekolah Rakyat. Tampilkan semua postingan
Outing Class Balikpapan SRT 24 Samarinda April 2026 (Bagian 2)

Outing Class Balikpapan SRT 24 Samarinda April 2026 (Bagian 2)


Balikpapan - Borneocerdas.com. Memasuki hari kedua kegiatan outing class pada 24 April 2026, peserta didik SRT 24 Samarinda melanjutkan agenda pembelajaran luar kelas dengan mengunjungi Kebun Raya Balikpapan. Kegiatan ini menjadi sarana edukasi bagi siswa untuk mengenal lingkungan dan keanekaragaman hayati yang ada di Kalimantan Timur.





Setibanya di lokasi, para siswa terlebih dahulu menyimak pemaparan materi dari staf Kebun Raya Balikpapan. Dalam presentasi tersebut, siswa diperkenalkan pada berbagai jenis flora khas Kalimantan Timur serta pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan ekosistem hutan tropis.




Selama berada di Kebun Raya Balikpapan, terdapat dua agenda utama yang diikuti seluruh peserta, yakni kegiatan tracking dan pembuatan kerajinan kokedama. Kedua kegiatan tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang interaktif sekaligus menyenangkan bagi siswa.




Pada kegiatan tracking, seluruh siswa diajak menyusuri area kebun raya sambil mengamati secara langsung keanekaragaman flora di Kalimantan Timur. Para siswa tampak antusias mengenali berbagai jenis tumbuhan serta mendengarkan penjelasan mengenai fungsi dan ciri khas tanaman yang ditemukan selama perjalanan.


Selain itu, siswa juga mengikuti praktik membuat kerajinan kokedama menggunakan tanaman hias. Dalam kegiatan tersebut, peserta didik belajar membuat media tanam berbentuk bola lumut yang dipadukan dengan tanaman hias sehingga memiliki nilai estetika. Kegiatan ini tidak hanya melatih kreativitas siswa, tetapi juga menumbuhkan kepedulian terhadap tanaman dan lingkungan sekitar.





Melalui kegiatan outing class hari kedua ini, siswa diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga kelestarian alam sekaligus memperoleh pengalaman belajar yang lebih dekat dengan lingkungan nyata. (dnw)

Outing Class Balikpapan SRT 24 Samarinda April 2026 (Bagian 1)

Outing Class Balikpapan SRT 24 Samarinda April 2026 (Bagian 1)

Outing class memberikan manfaat yang cukup positif bagi proses pembelajaran. Beberapa di antaranya adalah menambah wawasan dan pengalaman nyata bagi murid. Selain itu, outing class juga dapat meningkatkan motivasi belajar dan mengurangi kejenuhan belajar di sekolah.

Kontributor borneocerdas.com berkesempatan untuk menyertai outing class yang dilaksanakan oleh Sekolah Rakyat Terpadu 24 Samarinda di Balikpapan.


Kegiatan outing class peserta didik SRT 24 Samarinda dilaksanakan pada tanggal 23–24 April 2026 dengan mengunjungi sejumlah tempat ibadah di Kota Balikpapan. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran luar kelas yang bertujuan memperluas wawasan siswa tentang keberagaman budaya dan agama di Indonesia.



Pada hari pertama, peserta didik mengunjungi dua lokasi tujuan, yaitu Mahavihara Buddhamanggala dan Pura Giri Jaya Natha. Para siswa didampingi guru serta pembina selama kegiatan berlangsung.



Guru sekaligus Wakil Kepala Kesiswaan SRT 24 Samarinda, Nuriansyah, S.Pd, Gr menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan mengenalkan nilai-nilai kebhinekaan kepada peserta didik. Menurutnya, siswa perlu memahami keberagaman yang ada di Indonesia agar tumbuh sikap toleransi dan saling menghargai antarumat beragama.



Di lokasi pertama, yakni Mahavihara Buddhamanggala, para peserta didik mendapatkan penjelasan singkat mengenai ajaran agama Buddha. Siswa diperkenalkan pada nilai-nilai dasar dalam agama Buddha serta fungsi vihara sebagai tempat ibadah dan pembinaan umat. Kegiatan tersebut disambut antusias oleh para siswa yang aktif bertanya selama sesi berlangsung.



Setelah itu, rombongan melanjutkan kunjungan ke Pura Giri Jaya Natha. Di tempat tersebut, peserta didik kembali memperoleh pengalaman belajar secara langsung mengenai kehidupan beragama dan keberagaman budaya yang ada di Indonesia. Melalui kegiatan outing class ini, diharapkan siswa dapat semakin memahami pentingnya persatuan di tengah perbedaan.









Kontributor: DN Wahyudi

Palaran Jadi Lokasi Sekolah Rakyat Samarinda

Palaran Jadi Lokasi Sekolah Rakyat Samarinda

Pemerintah Kota Samarinda merencanakan penyatuan Sekolah Rakyat Terintegritas yang selama ini beroperasi di beberapa lokasi menjadi satu kawasan terpadu. Seluruh kegiatan nantinya akan dipusatkan di gedung baru Sekolah Rakyat yang dibangun di area sekitar Stadion Palaran.



Sekolah Rakyat yang akan disatukan meliputi Sekolah Rakyat Terintegritas 24, Terintegritas 57, dan Terintegritas 58 yang saat ini masih tersebar di berbagai wilayah di Kota Samarinda. Kebijakan ini diambil guna meningkatkan efisiensi serta mutu layanan pendidikan dan sosial bagi masyarakat kurang mampu.


Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Kota Samarinda, Sofyan Agus, menyampaikan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari upaya penataan program Sekolah Rakyat. Menurutnya, sistem pengelolaan yang terpusat akan mempermudah koordinasi sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan bagi para peserta didik.


“Sekolah Rakyat yang ada saat ini nantinya akan digabungkan di satu lokasi, yakni di bangunan baru dekat Stadion Palaran,” ujarnya, Rabu (14/1/2026).


Ia menjelaskan kepada RRI bahwa keberadaan sekolah terpadu di satu lokasi diharapkan mampu menyediakan sarana dan prasarana yang lebih lengkap serta layak bagi peserta didik. Dengan demikian, tenaga pendidik dan pendamping sosial dapat menjalankan tugasnya secara lebih maksimal dalam lingkungan yang terintegrasi.


Sofyan Agus juga menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga fakir miskin dan kelompok rentan sosial yang membutuhkan dukungan pendidikan secara berkelanjutan. Program ini tidak hanya menitikberatkan pada pendidikan formal, tetapi juga pada pembentukan karakter dan pengembangan keterampilan hidup.


Ia menambahkan, pembangunan gedung baru Sekolah Rakyat di kawasan Palaran telah dirancang untuk memenuhi kebutuhan jangka panjang. Lokasi tersebut dianggap strategis serta memiliki kapasitas yang cukup untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.


Pemerintah Kota Samarinda berharap kebijakan penggabungan Sekolah Rakyat ini dapat semakin memperkuat upaya penanggulangan kemiskinan melalui sektor pendidikan. Dinas Sosial pun berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan agar para peserta didik mampu tumbuh menjadi pribadi yang mandiri dan berdaya saing.

(sumber: https://rri.co.id/daerah/2105049/sekolah-rakyat-terintegritas-samarinda-dipusatkan-di-palaran)

💬 Diskusi di Fediverse

Bergabunglah dalam percakapan di jaringan sosial terdesentralisasi Mastodon

🐘 Tulis Komentar di Mastodon
💭

Komentar dari Mastodon

Memuat komentar dari Mastodon...

🔄 Komentar diperbarui otomatis • 🧵 Tampilan thread tersedia • Apa itu Mastodon?