Para siswa juga diberikan pemahaman mengenai sejumlah bahaya yang dapat muncul dari penggunaan gawai secara tidak bijak. Beberapa di antaranya adalah konflik yang bermula dari dunia maya dan dapat berlanjut ke dunia nyata, kecanduan permainan daring, serta berbagai bentuk penipuan yang terjadi di ruang digital.
Dalam kesempatan tersebut, Abdillah Syafei juga mengingatkan para siswa untuk menghindari penggunaan game online secara berlebihan, menjauhi judi online, serta tidak terlibat dalam berbagai aktivitas negatif di dunia digital.
Salah satu wali asrama SRT 2 Samarinda jenjang SRMP, Dwi Nur Wayudi Ardani, S.Pd., mengapresiasi kehadiran narasumber dalam kegiatan MPLS tersebut. Menurutnya, materi yang diberikan sangat relevan dengan kehidupan siswa yang tidak terlepas dari penggunaan gawai dan media sosial.
![]() |
| Wali Asrama SRT 2 Samarinda |
Ia berharap pemaparan tersebut dapat membantu siswa memahami pentingnya menggunakan gawai secara positif, bijak, dan bertanggung jawab.
“Dengan adanya pemaparan dari narasumber, kami berharap siswa semakin memahami pentingnya menggunakan gawai secara positif dan mampu menghindari berbagai dampak negatif dari penggunaan teknologi,” ujarnya.
Kegiatan edukasi tersebut menjadi salah satu bagian dari rangkaian MPLS SRT 2 Samarinda yang tidak hanya berorientasi pada pengenalan lingkungan sekolah, tetapi juga membekali siswa dengan pengetahuan dan keterampilan yang relevan dengan kehidupan mereka di era digital.


